Jadwal Pemberian Asi Pada Bayi Usia 0-6 Bulan

Jadwal Pemberian Asi Pada Bayi Usia 0-6 Bulan

Jadwal pemberian ASI mungkin selama ini bunda anggap sebagai hal yang sepele. Padahal ada beberapa petunjuk yang perlu bunda perhatikan supaya si buah hati benar-benar mendapatkan pasokan ASI yang dia butuhkan. Informasi semacam itu bisa bunda temukan di bawah ini lengkap.

Selama ini yang mungkin membuat bunda menganggapnya sebagai sepele adalah karena bunda menganggap pemberian ASI adalah naluri seorang ibu. Ada juga yang mengatakan bahwa itu hal mudah yang sepenuhnya diatur oleh hubungan bunda dengan buah hati bunda tanpa hal lain.

Kenyataannya, memang jadwal pemberian ASI untuk bayi tak memiliki aturan yang ketat. Meski demikian, bukannya tanpa aturan. Ada beberapa prinsip yang penting untuk bunda ketahui menyangkut kesuksesan bunda memberikan konsumsi ASI untuk buah hati bunda supaya sehat.

Prinsip-prinsip itu sendiri sifatnya fleksibel. Artinya hubungan batin antara bunda dengan buah hati bunda tetap memegang peranan. Prinsip hanyalah dasar. Dari sana bunda bisa mengembangkan sendiri sesuai fleksibilitasnya. Bunda akan bisa mengetahui jadwal pemberian asi dengan pasti.

Prinsip Pengaturan Jadwal Pemberian ASI

Prinsip pertama penyusunan jadwal pemberian ASI sangat sederhana yaitu berikan buah hati bunda ASI tanpa menunggu lama setelah dia dilahirkan. Patokan waktu terbaik adalah minimal satu jam setelah dia dilahirkan. Hal itu untuk menghindari kekakuan sang bayi sendiri dalam menyusu ASI.

Prinsip yang selanjutnya adalah bunda harus memperhatikan buah hati bunda. Bunda harus mengenali kapan sang buah hati nampak kehausan. Pada saat itulah bunda bisa memberikan ASI. Biasanya bayi kemudian memiliki kebiasaan sendiri yang teratur tentang waktu kehausan mereka.

Ketika kemudian bayi bunda sudah mencapai usia 6 bulan, biasanya konsumsi ASInya berkurang. Pada saat itu bunda sudah diperbolehkan memberikan air putih. Meski demikian, bunda bisa menyusun jadwal baru tentang kapan bunda bisa memberikan ASI sebagai konsumsi tambahan.

Prinsip yang terakhir dari penyusunan jadwal pemberian ASI adalah ketika bunda seorang pekerja yang sibuk. Bunda bisa menyiasatinya dengan memompa ASI dan menyimpannya di lemari es. Dengan demikian, meski bunda sibuk, buah hati tetap bisa mendapatkan konsumsi ASI secukupnya.